Minggu, November 01, 2020

Makanan Yang Tidak Boleh Untuk Ibu Hamil

 


Kehamilan menjadi saat-saat yang sangat peka untuk wanita.

Untuk masa ini, wanita memerlukan konsumsi nutrisi yang sehat untuk memaksimalkan perkembangan bayi dalam kandungan.

Memutuskan makanan yang sehat serta bagus untuk kandungan menjadi hal yang memusingkan.

Masalahnya ada banyak makanan yang penting dijauhi oleh ibu hamil sebab bisa mencelakakan ibu serta bayi.

Apa makanan yang seharusnya dijauhi ibu hamil?

1. Ikan yang mengandung merkuri tinggi

Walau beberapa ikan punyai nutrisi yang bagus, ibu hamil seharusnya waspada dalam mengonsumsinya.

Masalahnya beberapa ikan dijumpai memiliki kandungan merkuri.

Meringkas dari Healthline, merkuri dengan jumlah yang tinggi menjadi toksin untuk metode saraf, metode kebal ginjal, dan badan.

Untuk beberapa anak, keracunan merkuri dapat juga mengakibatkan permasalahan perubahan otak yang serius.

Macam ikan yang dijumpai berkadar merkuri tinggi seperti king mackerel, hiu, ikan todak, dan marlin.

Sedang ikan dengan kandungan merkuri yang aman dimakan ibu hamil lantaran kandung merkuri rendah seperti teri, sarden, lele, salmon, dan tilapia (nila serta mujair).

2. Ikan mentah

Sama dengan ikan bermerkuri tinggi, seharusnya ibu hamil tidak konsumsi ikan 1/2 masak atau mentah.

Ini sebab ikan yang tidak dibuat dengan prima bisa mengakibatkan beberapa infeksi virus, bakteri, atau mukait seperti norovirus, vibrio, listeria, dan salmonela.

Beberapa infeksi itu bisa membuat ibu hamil merasakan lemah dan dehidrasi.

Untuk masalah yang lebih serius, bayi dalam kandungan juga dapat terimbas.

3. Daging serta telur mentah atau setengah masak

Daging mentah atau kurang masak bisa tingkatkan resiko infeksi beberapa bakteri atau wajahit seperti Toxoplasma, E. coli, Listeria, serta Salmonela.

Bakteri bisa memberikan ancaman kesehatan bayi yang belum lahir. Infeksi bakteri peluang mengakibatkan bayi wafat dalam kandungan atau penyakit neurologis yang kronis, terhitung kecacatan cendekiawan, epilepsi, dan kebutaan.

Foodsafety.gov memberikan beberapa makanan yang penting dijauhi ibu hamil sebab resiko infeksi salmonela serta E. coli, salah satunya:

  • telur mentah atau 1/2 masak
  • makanan yang memiliki kandungan telur 1/2 masak
  • kecambah mentah atau 1/2 masak
  • juice yang tidak dipasteurisasi.
4. Jeroan

Jeroan sebetulnya ialah sumber nutrisi yang bagus untuk ibu hamil serta bayi sebab memiliki kandungan zat besi, vitamin B12, vitamin A, serta tembaga.

Walau demikian, kebanyakan konsumsi vitamin A hewani tidak disarankan sepanjang kehamilan.

Hal itu bisa mengakibatkan keracunan vitamin A. Disamping itu, kandungan tembaga yang tinggi sekali dapat mengakibatkan cacat keracunan hati dan lahir.

5. Sayur dan kecambah mentah atau 1/2 masak

Meringkas dari Medical Nes Today, beberapa macam sayur serta kecambah kemungkinan memiliki kandungan bakteri seperti salmonela serta E. coli yang dapat mengakibatkan infeksi.

Riset yang diterbitkan dalam jurnal Clinical Microbiology and Infection menyebutkan infeksi bakteri pada darah, biasanya infeksi E. coli, mempunyai potensi memunculkan kerugian yang fatal.

Karena itu, seharusnya ibu hamil menghindar konsumsi kecambah mentah dan sayur.

6. Susu yang tidak dipasteurisasi

Merilis dari American Pregnancy, susu yang tidak dipasteurisasi kemungkinan memiliki kandungan bakteri listeria.

Listeria bisa disebarkan ke bayi yang belum lahir lewat plasenta, bahkan juga bila ibu tidak memperlihatkan pertanda penyakit.

Ini bisa mengakibatkan persalinan prematur, keguguran, lahir mati, serta permasalahan kesehatan serius yang lain

Yakinkan Anda membaca merek saat sebelum konsumsi susu.

7. Cafein

Cafein ialah zat psikoaktif yang umum digunaan di dunia, khususnya dalam kopi, teh, minuman coklat, dan enteng.

Untuk wanita hamil, dianjurkan untuk batasi konsumsi cafein sampai kurang dari 200 mg /hari atau seputar 2 sampai 3 cangkir kopi.

Cafein tidak dianjurkan sebab bisa diserap serta masuk dengan gampang ke janin dan plasenta.

berita buruknya, janin dalam kandungan tidak bisa mengolah cafein serta dapat mengakibatkan masalah.

Konsumsi cafein yang tinggi sepanjang kehamilan sudah dapat dibuktikan batasi perkembangan janin serta tingkatkan resiko berat lahir rendah waktu persalinan.

8. Makanan yang tidak dicuci

Permukaan buah serta sayur yang tidak dicuci serta dikupas bisa tercemar wajahit dan bakteri.

Kontaminasi bisa berlangsung waktu panen, waktu transportasi, atau penyimpanan. Karena itu, kita harus membersihkan sayur dan buah saat sebelum konsumsi sayur dan buah.

9. Alkohol

Merilis dari Live Science, alkohol pada darah ibu bisa menyebar langsung untuk bayi lewat tali pusar.

Pemakaian alkohol dalam skala besar sepanjang kehamilan bisa mengusik badan kembang bayi seperti permasalahan fisik, kesukaran bekahar, hinggi sikapnya sesudah dilahirkan.

0 Comments:

Posting Komentar