Sabtu, November 14, 2020

Lakukan Tips Berikut Ketika Terjadi Demam Pada Anak Dan Jangan Panik

Mengatasi Demam Pada Anak


Orang tua mana yang tidak merasa khawatir dan panik ketika mendapati demam pada anak. Tanpa terkecuali, semuanya pasti merasakan khawatir. Apalagi bagi orangtua baru, yang masih belum berpengalaman. 

Demam, bukanlah sebuah penyakit. Melainkan respon tubuh terhadap kuman atau virus yang masuk ke dalam tubuh. Meski bukan sebuah penyakit, namun demam pada anak mampu membuat anak merasa tidak nyaman hingga sulit untuk beristirahat. 

Menurut para ahli menyebutkan bahwa, demam terjadi apabila ada serangan bakteri atau kuman ke dalam tubuh. Sehingga sel imunitas tubuh akan menghasilkan protein pirogen untuk merangsang hipotalamus atau termostat pada otak agar menaikkan suhu tubuh. Hingga akhirnya menyebabkan demam pada anak. 

Apabila suhu tubuh pada anak naik, itu artinya imunitas tubuh anak tersebut baik. Karena suhu tubuh akan naik agar dapat melawan serangan virus atau bakteri yang masuk ke dalam tubuh. Bersamaan dengan naiknya suhu tubuh, maka sel darah putih akan bekerja sesuai tugasnya. Yaitu untuk melawan bakteri atau virus yang masuk ke dalam tubuh. 

Berikut Adalah Beberapa Tips Ketika Terjadi Demam Pada Anak

Untuk membuat anak merasa lebih nyaman dalam keadaan demam, Anda dapat melakukan tips berikut:

1. Perbanyak Memberi Minum Pada Anak

Ketika terjadi demam pada anak, maka tubuh akan mengeluarkan cairan. Semakin tinggi demam, maka akan semakin banyak pula cairan yang akan keluar. Dikhawatirkan akan terjadi dehidrasi apabila asupan cairan tidak memadai. Olehkarenanya, disarankan untuk memberikan minum lebih banyak dari biasanya ketika terjadi demam. 

2. Mandikan Dan Kompres Anak Dengan Menggunakan Air Hangat

Memandikan anak dengan air hangat dalam kondisi demam, dipercaya mampu menurunkan suhu tubuh. Cara ini pun efektif digunakan pada bayi yang sedang mengalami demam. Jika memang sang anak enggan untuk mandi, maka Anda dapat menyekanya menggunakan lap yang sudah direndam dalam air hangat. 

Jika anak masih merasa tidak nyaman ketika diseka seluruh tubuhnya, Anda dapat mengompresnya dengan menggunakan handuk kecil yang sudah direndam air hangat. Dengan mengompres bagian tubuh tertentu, dapat membantu membuka pori-pori yang akan membantu suhu tubuh keluar melalui pori-pori tersebut. 

Area penting untuk mengompres yaitu area lipatan ketiak dan selangkangan. Karena area tersebut merupakan area yang dilewati oleh pembuluh darah besar. Apabila pembuluh darah tersebut membesar maka akan terjadi penguapan pada pori-pori. Dan otak akan memberikan sinyal untuk menurunkan suhu tubuh. 

3. Perhatikan Aktifitas Anak

Ketika terjadi demam pada anak, orangtua harus memerhatikan semua kegiatan anaknya. Mengapa demikian?, karena ketika anak sedang mengalami demam akan merasakan kurang nafsu makan dan istirahat. Jika kegiatannya berlebih sedangkan ia tak mendapatkan asupan energi yang cukup, dikhawatirkan akan memperburuk kondisinya. 

Jika suhu tubuh anak mencapai 40°c maka obat penurun panas dapat digunakan sebagai alternatif untuk menurunkan pengatur suhu pada otak. Obat penurun panas berfungsi sebagai anti nyeri dan juga agar anak merasa lebih nyaman. Namun,  jangan sesekali membangunkan anak ketika mereka sedang terlelap hanya untuk mengkonsumsi obat. 

Membangunkan anak ketika sedang dalam keadaan demam, akan mengganggu waktu istirahatnya. Ketika anak sedang tidur, biarkanlah ia tidur. Karena selama demam pada anak masih ada, istirahat anak terganggu hingga menyebabkan rasa tidak nyaman. 

Selain menggunakan tips diatas, Anda juga dapat menggunakan metode gendong atau skin-to-skin agar anak merasa lebih nyaman. Sehingga akhirnya anak dapat istirahat dengan tenang dan nyaman. Pelukan orangtua memang sangat efektif untuk memberikan kenyamanan pada anak, walau tidak dalam keadaan demam. 

Itulah tadi tips yang dapat Anda lakukan ketika terjadi demam pada anak. Semoga artikel ini membantu Anda memberikan perhatian yang terbaik ketika anak sedang demam yaa. 

0 Comments:

Posting Komentar