Minggu, November 22, 2020

Inilah 3 Cara Menghilangkan Tahi Lalat Permanen

Cara Menghilangkan Tahi Lalat Permanen


Adanya tahi lalat di bagian tubuh terutama wajah, terkadang dapat mempercantik wajah seseorang. Namun, apabila tahi lalat letaknya kurang sesuai dan mengganggu, hal ini malah membuat orang tidak percaya diri dan ingin menghilangkannya. Cara menghilangkan tahi lalat permanen akan diulas berikut ini.

Cara Menghilangkan Tahi Lalat Permanen

Cara menghilangkan tahi lalat permanen dapat dilakukan dengan 3 cara yaitu dengan cara medis, menggunakan kosmetik dan bahan-bahan alami. Ketiga cara tersebut punya kelebihan dan kekurangan masing-masing.

1. Medis

Cara medis adalah cara yang dilakukan dokter untuk menghilangkan tahi lalat Anda. Biasanya ada 3 cara antara lain dengan melakukan kauterisasi atau bedah listrik, pembekuan atau cryosurgery dan laser. Cara ini tergolong cepat untuk menghilangkan tahi lalat permanen, namun harus dilakukan dengan prosedur yang benar dan oleh dokter ahli.

- Bedah Listrik atau Kauterisasi 

Adalah proses pembakaran lapisan kulit dengan mengalirkan listrik melalui alat logam, yang kemudian ditempelkan pada tahi lalat. Sebelumnya dokter membius area kulit yang akan dibakar tersebut. Tujuan dari pembakaran adalah untuk mencegah terjadi pendarahan. Biasanya proses ini dilakukan berulang kali di hari dan waktu yang berbeda.

- Pembekuan atau Cryosurgery

Proses ini adalah dengan menyemprotkan cairan nitrogen cair yang dingin ke area tahi lalat tersebut. Tentunya dosis yang digunakan relatif sangat kecil. Sama seperti bedah listrik, dokter akan membius pasien terlebih dahulu di area sekitar. Walau prosesnya dibekukan, namun hasil kulit bekas tahi lalat akan melepuh. Tapi Anda tak perlu khawatir, karena bekasnya akan hilang dengan sendirinya.

- Laser

Cara menghilangkan tahi lalat permanen secara medis lainnya adalah dengan menggunakan laser. Sinar laser yang memancarkan gelombang cahaya dapat kemudian menargetkan pigmen gelap pada kulit. Proses ini dinilai lebih rapi dan tidak meninggalkan bekas pada kulit. 

2. Menggunakan Kosmetik

Penggunaan kosmetik yang salah seringkali menimbulkan flek bahkan bintik hitam pada wajah. Namun, ternyata kosmetik juga bisa menghilangkan tahi lalat permanen, walau secara perlahan dan dalam bentuk penyamaran atau pemudaran. Kosmetik jenis apakah itu? Berikut ulasannya.

- Tabir surya

Kandungan zinc oxide dalam tabir surya ternyata mampu mencegah tahi lalat semakin gelap. Selain itu, kandungan tersebut juga dapat menyamarkan tahi lalat secara perlahan, demikian menurut ahli Dermatologi Alan J. Parks, M.D yang dilansir Vogue.

- Retina A dan Peeling Kimiawi

Kosmetik jenis krim malam yang mengandung retin A, juga dapat memudarkan tahi lalat. Sedangkan krim peeling yang mengandung TCA atau trichloroacetic juga dapat  membantu memudarkan tahi lalat dengan cara mengelupas sel kulit mati.

- Vitamin C dan Serum Pencerah

Adanya kandungan enzim dalam vitamin C yang mampu mencegah pembentukan melanin ternyata dapat memudarkan tahi lalat. Begitupula serum pencerah, bahan aktif yang terkandung di dalamnya sangat efektif memudarkan tahi lalat. Itulah cara menghilangkan tahi lalat permanen menggunakan kosmetik

3. Bahan Alami

Beberapa bahan alami, seperti madu, kulit pisang, nanas, bawang putih, dan lidah buaya dipercaya mampu menghilangkan tahi lalat secara permanen. Selain itu, ada juga tea tree oil, minyak jarak, baking soda, Iodium, cuka apel dan kapur sirih terbukti efektif menghilangkan tahi lalat secara permanen.

Hanya saja untuk kapur sirih, Anda harus berhati-hati karena sifatnya yang membakar kulit dapat menimbulkan luka iritasi dan kerusakan kulit lebih serius. Terlebih jika tahi lalat sudah dalam kondisi basah, terasa gatal dan sakit serta mudah sekali berdarah. 

Kondisi tahi lalat yang serius seperti itu, ada baiknya jangan menggunakan bahan alami untuk menghilangkannya. Segeralah pergi dan konsultasikan tahi lalat tersebut pada dokter spesialis kulit. 

Demikian beberapa cara menghilangkan tahi lalat permanen termasuk kekurangan dan kelebihannya. Selama tahi lalat tersebut tidak mengganggu dan menimbulkan rasa sakit, membiarkan tahi lalat tetap ada mungkin lebih baik.

0 Comments:

Posting Komentar