Selasa, November 10, 2020

Hindari Makan Pedas Saat Hamil? Ini 5 Dampaknya

makan pedas saat hamil

Banyak yang beranggapan bahwa makan pedas saat hamil bukanlah hal yang tepat. Para ibu beranggapan jika hal tersebut dapat membahayakan kesehatan janin. Padahal menurut para ahli kesehatan, pada dasarnya ibu hamil diperbolehkan untuk makan pedas. Dalam cabai juga mengandung vitamin C yang baik untuk kesehatan janin.

Akan tetapi, tentu saja perlu memperhatikan beberapa hal bagi setiap ibu hamil. Hal tersebut karena kondisi tubuh setiap ibu hamil tentu berbeda-beda. Pastikan jika makanan pedas tersebut higienis, dan tidak berlebihan.

5 Dampak Makan Pedas Saat Hamil

Para ahli menyatakan bahwa jika dikonsumsi dalam taraf yang normal, makanan pedas tidak membahayakan kehamilan dan janin. Makanan pedas tidak akan memengaruhi perkembangan dan keselamatan janin di dalam kandungan. Hanya saja akan memberikan dampak yang memengaruhi kondisi ibu hamil. Simak 5 dampak makan pedas saat hamil berikut:

1. Memperparah Mual dan Muntah

Gejala mual dan muntah dapat saja terjadi lebih hebat setelah mengonsumsi makanan pedas. Gejala morning sickness ini biasanya muncul di awal kehamilan. Namun ada juga beberapa ibu hamil yang mengalaminya sepanjang masa kehamilan. Oleh karena itu, sebaiknya kurangi atau malah hindari konsumsi makanan pedas jika gejala mual tidak juga hilang.

2. Menyebabkan Rasa Mulas, Bahkan Diare

Rasa pedas yang berlebihan juga dapat memicu rasa mulas. Apalagi jika perut tidak tahan dengan kondisi pedas, maka dapat terjadi diare. Tentu saja hal tersebut akan menjadi kondisi yang tidak nyaman. Apalagi jika masih dalam masa trimester pertama. Diare juga dapat memicu dehidrasi yang dapat membahayakan kondisi kehamilan.

3. Menyebabkan Kontraksi

Makan pedas saat hamil juga akan menyebabkan terjadinya kontraksi. Hal ini karena paparan rasa pedas yang berlebihan dapat mempengaruhi tubuh melepaskan hormon prostaglandin lebih banyak. Sehingga akan mengakibatkan adanya dorongan pada otot-otot halus dan menimbulkan kontraksi.

4. Asam Lambung Naik

Dampak lain yang dapat muncul karena makan pedas saat hamil adalah memicu naiknya asam lambung (heartburn). Rasa tidak nyaman saat asam lambung naik, tentu akan memperburuk kondisi saat hamil. Terlebih jika masa kehamilan sudah di bulan-bulan terakhir, meski tanpa makan pedas sekalipun, asam lambung naik akan sering terjadi. Oleh karena itu, lebih baik hindari makanan pedas saat hamil.

5. Memicu Alergi

Kondisi setiap ibu hamil memang berbeda-beda, beberapa kasus terjadi pada ibu hamil yang mengalami alergi ketika mengonsumsi makanan pedas. Apalagi jika di trimester terakhir, kondisi tubuh akan lebih sensitif. Kondisi alergi dapat menyerang di saluran pencernaan atau bahkan hingga sesak nafas.

Tips Makan Pedas Saat Hamil

Jika tetap ingin untuk makan makanan pedas saat hamil, maka beberapa hal perlu diperhatikan. Salah satunya dengan menetralisirkan rasa pedas dengan segera. Caranya adalah dengan minum segelas susu, akan meminimalisir kenaikan asam lambung dan rasa mual. Selain itu, sesendok madu juga dapat mencegah rasa perih pada lambung ketika makan pedas.

Jika masih ingin namun ragu dengan tingkat kepedasannya, dapat dicoba dulu satu sendok. Tunggu sebentar untuk mengetahui reaksi pada lambung. Jika memang tidak masalah, maka makan pedas dapat dilanjutkan secukupnya.

Perlu juga untuk diingat adalah, makanan pedas bukan hanya datang dari cabai. Tanaman lain juga memiliki rasa yang tajam di lambung. Seperti lada, jahe, dan wasabi. Meski semua bahan tersebut aman untuk dimakan saat hamil, namun tetap dalam jumlah yang wajar. Meski tahan makan pedas saat hamil, namun tetap batasi jumlahnya, demi kesehatan ibu dan kondisi kehamilan.

0 Comments:

Posting Komentar