Minggu, Oktober 25, 2020

Apa itu Bell's Palsy yang Mirip Gejala Stroke.


Bell's palsy merupakan kondisi dimana yang membuat otot-otot di wajah mengalami kelumpuhan sementara.
Kondisi ini ini terjadi pada saat saraf yang mengontrol otot wajah sedang meradang, bengkak, atau tertekan.

Akibatnya, salah satu bagian dari wajah menjadi terkulai, kaku, susah tersenyum, sampai sulit menutup mata.

Gejala bell's palsy
Seperti dilansir Mayo Clinic, bell's palsy dikenal juga sebagai penyakit kelumpuhan wajah perifer akut.

Penyakit ini bisa menyerang semua orang, terutama orang yang berusia antara 16-60 tahun.

Beberapa gejala bell's palsy yang umum terjadi di antaranya:

1. Salah satu bagian sisi wajah mendadak lemah atau lumpuh total.
2. Wajah terkulai sampai susah membuat ekspresi wajah seperti sedang tersenyum.
3. Susah untuk menutup mata.
4. Ngiler
5. Perot
6. Terasa nyeri di sekitar rahang atau di sisi dalam telinga yang terserang bell's palsy.
7. Salah satu bagian telinga jadi lebih peka terhadap suara.
8. Sakit kepala.
9. Indera perasa tidak peka.
10.Susah makan dan minum.

Penyebab bell's palsy.
Melansir dari Healthline, para ahli sampai kini belum mengetahui pasti penyebab bell's palsy.

Namun, bell's palsy dapat terjadi pada saat dimana sistem saraf kranial ketujuh membengkak atau tertekan, sehingga membuat sebagian wajah mengalami lemah atau lumpuh.

Penyebab pasti kerusakan saraf ini belum teridentifikasi.

Tapi, sejumlah para peneliti menduga kemungkinan besar kondisi ini dipicu oleh infeksi virus atau bakteri.

Virus atau bakteri yang disebut penyebab bell's palsy di antaranya:

1. Herpes simpleks.
2. HIV yang bisa merusak sistem kekebalan tubuh.
3. Sarcoidosis penyebab radang organ.
4. Herpes zoster.
5. Virus Epstein-Barr.
6. Penyakit Lyme yang disebabkan oleh infeksi bakteri dari kutu.

Seseorang jadi rentan terserang bell's palsy saat:

1. Hamil.
2. Sedang menderita diabetes.
3. Punya infeksi paru-paru.
4. Berasal dari keluarga penderita bell's palsy juga.

Jika Anda sedang mengalami gejala bell's palsy, segera periksakan diri ke dokter.

Hindari mendiagnosis bell's palsy sendiri. Karena gejala penyakitnya seperti stroke atau tumor otak. Dokter pada umumnya akan melakukan pemeriksaan fisik,merekomendasikan tes darah, MRI, sampai CT scan.

Gejala bell's palsy pada umumnya hanya bersifat sementara dan bisa sembuh dalam beberapa minggu saja.

Diperlukan waktu setidaknya 6 bulan sampai penderita sembuh total. Akan tetapi, ada juga orang yang mengalami gejala bell's palsy permanen atau seumur hidup.

Perawatan yang tepat dapat membantu mempercepat waktu penyembuhan dan mencegah komplikasi penyakit.

 




0 Comments:

Posting Komentar