Awas! perhatikan simbol ini sebelum membeli obat

Obat memang masalah yang sangat krusial dalam kesehatan. Jangan sampai kamu salah mengonsumsinya. Jika demikian, tubuh kamu bisa terkena efek samping yang berbahaya baik jangka pendek maupun panjang.

Biasanya, selain nama obat yang disebutkan ada informasi tentang obat biasanya sudah tertera melaui simbol khusus, misal berbentuk lingkaran dengan warna atau logo tertentu. Simbol tersebut merupakan tanda yang harus dipahami oleh orang awam sebagai pengguna agar nggak salah dalam mengonsumsi. Berikut adalah arti simbol pada kemasan obat dikutip oleh brilio.net dari modul yang diterbitkan oleh Departemen Kesehatan Republik Indonesia tahun 2008.

Agar lebih jelas dan nggak salah dalam mengonsumsi obat, yuk cari tahu apa arti di balik simbol pada kemasan obat berikut ini.

Simbol tanaman berdaun hijau

logo jamu

ilustrasi logo jamu

Kalau simbol yang mirip dengan tanaman berdaun ini merujuk pada produk jamu. Nggak semua simbol jamu ini ada tulisannya. Tapi perlu diingat, kalau kamu mendapati kemasan obat yang kamu beli bertanda seperti pohon tersebut, artinya obat yang akan kamu konsumsi berbahan dasar tanaman dan diolah secara tradisional layaknya jamu. Jamu juga merupakan resep warisan leluhur yang turun temurun. Hingga sekarang, olahan jamu masih dipercaya masyarakat untuk menyembuhkan berbagai penyakit.

Simbol tiga bintang warna hijau

logo oht

ilustrasi logo oht

Obat herbal terstandar (OHT) berbeda dengan jamu. Obat dengan simbol tiga bintang warna hijau ini berbahan dasar dari alam, seperti tanaman, obat, atau mineral lainnya. Bedanya, proses OHT diproduksi dengan teknologi tinggi dan higienis. Sebelumnya, bahan-bahan OHT juga sudah diuji toksisitas dan kronisnya. Karena itu, bahan pembuatan OHT juga harus melalui penelitian-penelitian pre-klinik untuk menguji apakah bahan tersebut sesuai dengan standar kesehatan atau tidak.

Simbol yang mirip gambar salju warna hijau

logo fitofarmaka

ilustrasi logo fitofarmaka

Mirip-mirip juga nih dengan OHT, di mana obat ini sebenarnya termasuk ke dalam Fitofarmaka dengan simbol mirip kepingan salju berwarna hijau. Obat ini bahan dasarnya adalah alami dan tradisional namun proses pengolahannya terstandar dan selevel dengan obat-obatan modern. Tentu proses pembuatannya juga melibatkan proses pengujian bahan, jadi tidak usah takut obat ini mengandung lebih banyak bahan kimia karena pada dasarnya dari bahan alam. Seringnya, orang mempercayai tanaman di sekitarnya untuk mengobati sakit. Misalnya daun jambu yang dipercaya mengobati diare, dengan proses tertentu dan pengujian berstandar daun jambu dapat diolah layaknya obat modern. Maka obat tersebut pun akan dilabeli fitofarmaka.

Simbol berwarna hijau lingkaran hitam

logo lingkaran hijau

ilustrasi logo lingkaran hijau

Simbol hijau ini banyak kamu temukan di obat-obatan yang beredar bebas dan bahkan tersedia di warung-warung. Obat ini memang diperjualbelikan tanpa batasan, seperti paracetamol dan aspirin. Tanda ini digunakan untuk memperjelas kandungan obat pada masyarakat dan juga penjual. Jika terdapat simbol hijau dengan lingkaran hitam artinya tanpa resep pun, obat ini boleh diperjualbelikan dan dikonsumsi, bisa dibilang ini adalah obat umum yang bisa dikonsumsi dengan mengikuti petunjuk yang tertera pada kemasan obat dan biasanya dalam kemasan obat bertanda lingkaran hijau ini akan disertai keterangan kandungan dan cara penyimpanan agar masyarakat awam bisa menggunakannya sebagai petunjuk.

Simbol bewarna biru lingkaran hitam

simbol lingkaran biru

ilustrasi simbol lingkaran biru

Serupa tapi tak sama, simbol biru dengan lingkaran hitam yang tertera pada kemasan obat menunjukkan bahwa obat tersebut juga bisa didapatkan secara bebas di pasaran, namun sebenarnya kandungan di dalam obat bertanda biru ini termasuk obat keras. Namun sudah diatur dosis dan takaran dari setiap kemasannya untuk mencegah kesalahan dalam mengonsumsi. Obat ini tetap bisa diperjualbelikan bebas kok tanpa resep dokter. Tapi sebagai konsumen kamu harus hati-hati dan teliti ya dalam membaca petunjuk penggunaannya. Jadi jangan sampai minum melebihi dosis yang dianjurkan.

Simbol warna merah dengan huruf K di dalamnya dan lingkaran hitam

logo k lingkaran merah

ilustrasi logo k lingkaran merah

Pernah lihat simbol kayak gini di kemasan obatmu? Nah, kalau yang ini disertai huruf K, yang artinya obat tersebut adalah obat khusus. Jika kamu membeli obat-obatan sejenis Asam Mefenamat seharusnya kamu punya resep dokter, karena obat tersebut tergolong dalam jenis obat keras. Kandungannya adalah bahan kimia yang memiliki efek samping jika dikonsumsi melebihi dosis anjuran dokter. Pengonsumsiannya juga harus sesuai anjuran dokter dan nggak boleh dikonsumsi sembarangan nggak sesuai dosis yang diberikan oleh dokter.

Simbol lingkaran merah dengan tanda plus (+) di dalamnya

logo narkotika

ilustrasi obat logo narkotika

Attention! Kalau kamu menemukan obat dengan simbol plus berwarna merah, kamu harus hati-hati banget nih. Karena sebenarnya simbol ini menunjukkan bahwa obat tersebut termasuk ke dalam jenis narkotika. Narkotika sebenarnya bisa diperoleh di apotek tapi benar-benar harus dengan resep dokter yang asli. Penggunaannya pun diawasi secara ketat. Kandungan dalam obat berjenis narkotika ini dapat menimbulkan adiksi atau ketagihan. Selain itu efek sampingnya juga bisa menimbulkan hilangnya kesadaran dan mati rasa. Oleh karena itu lebih berhati-hati lagi ya. Sudah banyak kasus penyalahgunaan yang berujung fatal pada penggunanya, mulai dari ketagihan hingga overdosis.

Setelah kamu memahami arti simbol yang tertera pada kemasan obat, mulai sekarang kamu bisa lebih teliti dan hati-hati dalam mengonsumsi obat. Nggak mungkin juga kan kamu membeli obat dengan tujuan ingin sembuh justru dibarengi dengan kesalahan konsumsi yang justru bikin kamu makin sakit. Bahkan kalau ragu, kamu bisa tanya ke apotek atau dokter. Semoga lekas sembuh

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *